Tekno

Qualcomm Berencana Akuisisi ARM

JAKARTA – Setelah gagal diperoleh oleh Nvidia, SoftBank masih mencari cara untuk melepaskan lengan, dan Qualcomm adalah pembeli utama.
Tapi Qualcomm tidak akan secara terbuka mendapatkan lengan. Terutama setelah Rencana Akuisisi ARM oleh NVIDIA melecehkan oleh regulator di berbagai negara, mengutip Detikinet dari GSM Arena, Senin (6/6/2022).

Jadi akuisisi langsung jelas bukan pilihan, Qualcomm cenderung menggunakan taktik yang berbeda. Yaitu menggunakan konsorsium perusahaan, yang masing -masing akan mendapatkan sebagian kecil saham lengan.

“Anda akan membutuhkan banyak perusahaan untuk berpartisipasi sehingga mereka akan memiliki efek yang membuat ARM independen,” kata CEO Qualcomm Cristiano Amon.

Sebelumnya, Qualcomm adalah salah satu perusahaan yang sangat kuat terhadap akuisisi ARM oleh Nvidia. Argumen mereka pada waktu itu adalah ARM adalah perusahaan teknologi yang sangat penting bagi banyak perusahaan lain.

Jika lengan dimiliki oleh salah satu pembuat chip, maka ia akan berdampak negatif pada para pesaingnya. Tetapi jika saham dimiliki oleh banyak perusahaan, maka dampak buruk dapat dihilangkan.

Belum terungkap siapa perusahaan yang akan terlibat dalam konsorsium. Tetapi CEO Intel Pat Gelsinger sebelumnya telah menyebutkan bahwa Intel akan mendukung konsorsium semacam itu.

Gelsinger bertemu bos Samsung Lee Jae-yong, yang dilaporkan berbicara tentang kerja sama seperti itu. Park Jung-ho, Co-CEO SK Hynix-Korean Chip-Has juga menyebutkan pembentukan konsorsium.

Tetapi di sisi lain, SoftBank saat ini juga berencana untuk menjual ARM kepada publik, alias melakukan penawaran umum perdana (IPO), tetapi mereka masih memegang stok kontrol di ARM.